Aksi Damai Garda Matahari Dukung KPU dan Tolak People Power

 Organisasi

Aksi damai Garda Matahari mendukung kinerja KPU dan menolak adanya ajakan people power, Jum’at (10/5)

JAKARTA , – Garda Matahari bagi-bagi takjil dalam rangka mendukung KPU: Jelang buka puasa di hari kelima ramadhan, Garda Matahari, yang tergabung dalam Putri Garda Matahari yang dikomandoi Dea Paramita membagi takjil di depan kantor KPU. Aksi ini sebagain wujud dukungan Garda Matahari kepada KPU yang telah menjalankan pemilu secara damai, Jum’at (10/5/2019).

Berikut pernyataan Garda Matahari yang dibacakan Dea Paramita saat aksi dilakukan

PERNYATAAN SIKAP Garda Matahari Pada Aksi Damai Dukung KPU

Kontestasi demokrasi di Indonesia 2019 telah menjadi kontestasi demokrasi terbesar di Dunia. Telah terlaksana pada 17 April 2019 dengan aman dan damai. Namun demikian, melihat situasi yang kini terjadi pasca Pemilu April lalu kita menjadi prihatin, dimana banyak terjadi gelombang protes terhadap KPU, serta gugurnya ratusan petugas Pemilu, dan ini patut menjadi perhatian kita bersama.

Karena itu kita perlu mengapresiasi jajaram KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang telah bekerja keras melaksanakan amanat UU Pemilu. Mengingat hal tersebut, kami Garda Matahari, dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Garda Matahari Mendukung dan mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia sebagai salah satu institusi pelaksana dalam proses demokrasi Indonesia, sesuai amanat UU yang konstitusional.

2. Garda Matahari mendukung KPU yang tengah menjalankan tugas, wewenang dan kewajibannya secara profesional dan independen sesuai dengan ketentuan hukum/perundang-undangan yang berlaku di NKRI.

3. Garda Matahari menghimbau kepada semua pihak dan seluruh elemen masyarakat agar memberi kepercayaan sepenuhnya kepada KPU sebagai institusi penyelenggara Pemilu 2019 yang independen dan kredibel sesuiai dengan peraturan perundang-undangan. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan berita-berita fitnah, hoax yang bermaksud mendelegitimasi lembaga Penyelenggaraan Pemilu.

4. Garda Matahari menolak adanya ajakan People Power, yang dapat membuat kemunduran demokrasi Indonesia, serta berdampak pada ancaman keutuhan kesatuan serta dapat menjadikan pemantik perpecahan bangsa.

(UmrWnz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply