Ketum IMM FEB Ciputat: Seharusnya Aparat Tidak Lakukan Kekerasan ke Mahasiswa

 Pendidikan

Ketua Umum IMM FEB Cabang Ciputat, M. Mizan Al A’raaf

CIPUTAT , – Menyikapi perkembangan dalam menghadapi problematika yang belum mampu diselesaikan dengan baik. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, cabang Ciputat mengeluarkan pernyataan sikap melalui konferensi Pers, Selasa (1/9/2019).

Diantara poin pernyataan tersebut adalah; Menolak terhadap tuntutan yang ingin menggulingkan pemerintahan secara Inkonstitusional maupun makar.

Menuntut Kapolri untuk menuntaskan segala bentuk tindakan kekerasan dan penembakan terhadap mahasiswa, baik yang dilakukan oleh oknum Polisi, maupun oknum lainya yang dapat merugikan mahasiswa.

Menuntut kepada DPR- RI 2019 – 2024 untuk merumuskan ulang berbagai produk undang – undang yang tidak sejalan dengan hati nurani rakyat dan mengkonsultasikanya dengan pihak-pihak terkait. Terutama MUI, Muhammadiyah, NU, Perguruan Tinggi dan pihak-pihak lainya.

Mengitruksikan kepada segenap kader IMM, FK Fakultas Ekonomi dan Bisnis Cabang Ciputat agar menjaga ketertiban umum, tidak terlibat provokasi, dan tetap saling menjaga keselamatan bersama.

Muhammad Mizan Al A’raaf sebagai Ketua Umum IMM PK FEB Cabang Ciputat mengatakan Saya merasa resah melihat respon Polri kepada teman-teman mahasiswa yang sedang aksi turun ke jalan, ” tuturnya.

Fungsi polisi yang harusnya mengayomi dan menjaga tetapi direspon dengan represif, ” tambahnya.

Seharusnya polisi tidak melakukan tindakan kekerasan ketika mahasiswa menyatakan/menyampaikan aspirasinya, karena awal tumbuhnya negara yang adil dan makmur salah satunya berasal dari mahasiswa yang kritis dan idealis, pungkas Muhammad Mizan Al A’raaf.

(Wnz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply