Diduga Teroris Simpatisan ISIS, Pemuda di Indramayu Ditangkap Densus 88 Anti Teror

 Hukum, Seputar Jabar

BANDUNG , – Polres Indramayu Polda Jabar membackup Tim Densus 88 Anti Teror menangkap D alias (Syuhada) terduga teroris dan simpatisan ISIS Serta penyebaran konten radikal di Media Sosial bertempat di Desa Cangko Blok Waled Rt 02 Rw 01 kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Povinsi Jawa Barat, Sabtu (28 /9/2019).

Penangkapan tersangka D dipimpin langsung oleh Kasatgaswil Jabar Densus 88 AT Kombes Pol. Arief mahfudiharto, S.I.K, M.H bersama dengan Kapolres Indramayu AKBP M. Yoris M. Y. Marzuki, SIK, Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar Kompol Eko, Budiman, S.I.K , M.I.K, Kasat Reskrim AKP Suseno Adi Wibowo, SH, SIK, Kapolsek Tukdana AKP Zaenuri, Tim Jibom Gegana Brimob Jabar, Tim Inafis Sat Reskrim Indramayu dan Tim Tindak Satgas Densus 88 AT.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.., mengatakan terduga pelaku D (Syuhada) Bin D merupakan pemilik akun telegram Asy Syahid Al Indunisy@Kitabullah sunnah, mengirimkan Chat konten yang berisi Seruan untuk bertemu di Jannah dan Sedang mencari yang ahli membuat adonan, Akun telegram Asy Syahid Al Indunisy gabung dengan 11 group telegram simpatisan ISIS sebagai berikut :Poso MIT (56 member), مجموعة الرجال° (301 member), ولاية اندونيسيا (152 member),THE POWER RANGERS (174 member), Tauhid Harga Mati (124 member), Daulah Islamiyah (132 member), Junud Dawla (107 member), I’am Muwahhid (110 member), Lone wolf—arsif— (108 member), GROB ACC CELULER (281 member), وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (136 member).

Tersangka D diduga kuat berhubungan dengan jaringan kelompok Nesti Ode Samili dan juga Wawan Wicaksono yang berencana melakukan aksi Bom Bunuh diri.

” Adapun Barang Bukti yang berhasil diamankan adalah 1 (satu) Buah botol kratingdaeng, 1 (satu) Buah toples plastik yang berisikan stereofom berwarna putih, 1 (satu) buah botol plastik yang berisikan belerang dan 1 (satu) unit HP,” tutur Kombes Pol Trunoyudo kepada reportasejabar, Minggu (29/9).

Upaya yang telah Dilakukan Kepolisian, tutur Truno yaitu melakukan penangkapan terhadap pelaku, Olah TKP bersama Tim Inafis Sat Reskrim Indramayu dan Tim Jibom Gegana, melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti terkait, Mencari saksi-saksi, melaporkan kepada Pimpinan atas keberadaan Terduga teroris.

Lanjutnya setelah ditangkapnya terduga teroris yaitu Mempertebal dan menambah perkuatan untuk penjagaan mako untuk mengantisipasi dampak setelah penangkapan, melakukan penjagaan tahanan yang terdiri dari Personel Densus 88 AT, Sat Reskrim, Sat Tahti dan Sat Sabhara serta mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas dan Intelijen untuk memonitor situasi pasca penangkapan, Pungkasnya.

(Umr/wvz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply