Dilanda Banjir, Warga Nanjung Harapkan Perbaikan Drainase ke PUPR Provinsi Jabar

 Seputar Jabar

Buruknya Drainase Jalan raya Nanjung Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung mengakibatkan banjir ke rumah warga

KABUPATEN BANDUNG , – Dilanda banjir setiap hujan deras Jalan Raya yang melawati Desa Nanjung , Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung didapati dalam kondisi tanpa ada saluran air (Drainase), Kamis (3/1/2019).

Kondisi Jalan raya Nanjung sejak pengecoran jalan tahun 2015 hingga sekarang dibiarkan tanpa adanya saluran air (Drainase).

Jalan Raya Nanjung berada di Koordinat 6°56’32.09° ‘S 107°32’15.38’T. Jalan raya tersebut sejak dilaksanakan rabat beton, pada Tahun 2015, dengan tinggi 30 cm, sedangkan Drainasenya belum dikerjakan sampai hari ini. Akibatnya aktifitas warga terganggu terutama jika memasuki musim hujan air dari jalan banjir dan masuk kepemukiman .Warga keluhkan keadaan ini karena banyak kerugian yang dialami oleh mereka.

Wiwi warga Rw 02 kepada media mengatakan sudah lama sekali sejak jalan tersebut di bangun tidak pernah di bangun saluran airnya, sehingga jika musim hujan air masuk kepemukiman warga dengan tinggi air antara 60 cm -1meter, sehingga disamping mengganggu aktipitas, wargapun banyak mengalami kerugian materi, barang-barang serta perabotan rumah tangga merekapun rusak terendam air, Ujarnya.

Kemudian hal senadapun dikatakan oleh Suroto ketua Rw 03, bahwa warga mengeluhkan kondisi tersebut. Ungkap Suroto sejak Jalan tersebut dilakukan pengecoran tidak disertakan pembangunan saluran airnya. Suroto merasa sangat khawatir dengan adanya kondisi ini, apalagi jika musim hujan warganya jadi kena imbasnya, berharap agar pemerintah memperhatikan nasib mereka , ungkapnya .

Poto: banjir di Rt 01 Rw 11 Desa Nanjung Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung

Sementara Dian Irawan selaku Kades Nanjung ketika ditemui media, mengatakan bahwa Jalan Raya tersebut melewati empat Rw di wilayah Desa Nanjung diataranya : Rw 01, Rw 02, Rw 03 dan Rw 11, serta membenarkan keterangan warganya serta Ketua Rw 03, kondisi sekarang memang tidak ada Drainase di Jalan tersebut. Karena ini sudah berlangsung sangat lama, akhirnya warga menumpahkan kekesalanya kepada kami sebagai pemerintah Desa , padahal itu bukanlah kewenangan kami pemerintah Desa.

Dian juga mengaku bahwa pihaknya sudah mengirim surat Usulan pebaikan/pembangunan Drainase tersebut kapada dinas PUPR Propinsi tapi ya sampai waktu ini sama sekali belum ada tanggapan, ungkap Dian. ” Kami berharap agar secepatnya ada tanggapan serta bantuan dari dinas terkait, untuk perbaikan saluran air tersebut “, Tutupnya.

(Red RJ)

Author: 

No Responses

Leave a Reply