Ditreskrimsus Polda Jabar Berhasil Tutup Pertambangan Tanah Merah Ilegal

 Hukum, Seputar Jabar

Kabid Humas Polda Jabar ( kanan) Adakan Konferensi Pers Didepan Gedung Direktorat Kriminal Khusus Rabu 17/7

BANDUNG – Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana kegiatan usaha pertambangan tanah merah tanpa izin, di Kecamatan Tanjungsari, dan Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Pengungkapan tersebut berawal saat petugas Ditreskrimsus melakukan penyelidikan terhadap kegiatan usaha pertambangan yang dilakukan oleh Ucup, Robin Sitorus dan PT. Duta Raya Dinametro di wilayah kabupaten Bogor, yang dilakukan sejak 29 juni 2019.

Diduga kegiatan usaha pertambangan tanah merah tersebut tidak memiliki izin usaha pertambangan ( IUP) ,ungkap Wadirreskrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata, Rabu 17/7/2019.

Selanjutnya Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K., mengatakan dalam pengungkapan tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti empat unit alat berat (excavator) serta tiga unit truk ke Mapolda Jabar.

Ditreskrimsus Polda Jabar juga menutup operasi pertambangan berupa pemasangan garis polisi, ” ucapnya.

Ini sudah kita tangani, dan ada empat alat berat dan tiga kendaraan angkut dari tiga tkp,” tambahTruno.

Dengan peristiwa tersebut, masing-masing penanggung jawab diganjar Pasal 67 dan 158 undang – undang Minerba. Diantaranya mengatur kewajiban bagi pengusaha memenuhi IUP, IPR, dan IUPK, sebelum melakukan aktivitas pertambangan, ” Tandas Truno.

Adapun ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda Rp10.000000, ” pungkasnya.

Umr/Wnz/Sam.

Author: 

No Responses

Leave a Reply