Kabid Humas Polda Jabar : 619 0rang Diduga Aksi Perusakan dan Vandalisme di Hari Buruh Diamankan

 Hukum, Seputar Jabar

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K

BANDUNG , – Terkait insiden kerusuhan yang terjadi di Mayday, Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., selaku Kabid Humas Polda Jabar memberikan pernyataan kepada media, bertempat di Mapolres tabes Bandung. Terkait tindakan vandalisme dan aksi perusakan fasilitas umum yang dilakukan sekelompok orang di Kota Bandung, Rabu (1/5/2019).

Mengenai insiden dimaksud, pihaknya melakukan penindakan terhadap sebanyak 619 orang, dimana kesemuanya ini kalau di Polrestabes tidak presentatif dalam proses pemeriksaan atau pendalaman, maka kita akan lakukan ditempat yang lebih humanis dan presentatif, dimana nanti kalau cuaca hujan dan lain -lain ini, bisa lebih terakomodir termasuk masalah makan dan lain-lain, “ucapnya.

Penyidik saat ini sudah kita kerahkan ada 100 penyidik, untuk melakukan proses pendalaman yang di backup oleh Dir krimum, Dir krimsus dan juga Dir narkoba yang ada di Polda Jabar, termasuk tim intinya dari Polres tabes Bandung, “ungkapnya.

Maka dari itu kita lakukan pergeseran, untuk proses pemeriksaan ini di Brimob Polda Jabar, dimana disana ada tempat yang lebih presentatif untuk mengakomodasi sekitar 619 orang yang kita amankan, “kata Kabid HumasPolda Jabar.

Mengenai pemeriksaan ini tentu akan dilakukan secepatnya. Dalam proses penanganan ini nanti kita akan pilah, mana yang jadi provokator, mana yang ikut atau terhasut, ataupun melakukan tindakan pengrusakan, termasuk anak-anak. Yang anak-anak kita lakukan sesuai sesuai undang undang perlindungan anak, “bebernya.

Mengenai pasal yang akan di persangkakan nanti akan dilihat dari aspek peran masing-masing pelaku, kalau tidak ada atau hanya terpengaruh hasutan saja tentu kita akan lakukan pembinaan yang sifatnya akan kita kembalikan kepada keluarganya. Kita yakinkan bahwasannya akan kembali kepada keluarganya dengan baik dan selamat, tandasnya.

Kita ketahui bersama tindakan yang dilakukan sekelompok orang, yang menggunakan momentum hari buruh ini di Kota Bandung, melakukan kegiatan pencoret-coretan, pengerusakan, dengan adanya laporan dari Serikat buruh dan juga dari warga masyarakat, terkait kendaraan motor, bengkel, dan juga Properti ataupun sarana umum masyarakat Kota Bandung, pungkasnya.

(Red RJ)

Author: 

No Responses

Leave a Reply