Kapolres Ancam Tembak Ditempat Penjual dan Bandar Narkoba di Cianjur

 Hukum, Seputar Jabar

Polres Cianjur Polda Jabar menangkap 9 orang bandar narkoba,
Selasa (12/11)

BANDUNG , – Jajaran Satreskrim Narkoba Polres Cianjur Polda Jawa Barat berhasil menciduk sembilan orang bandar narkoba dengan barang bukti sabu, ganja, dan obat-obatan , timbangan jual narkoba terlarang. Mereka di ciduk di sejumlah tempat di wilayah hukum Cianjur. Selasa, (12/11/2019).

” Adapun inisial para bandar Narkoba yaitu S bin (alm) O ( bandar narkoba) perkara ganja, seberat 1227,64 gram, DY (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 44,09 gram, AAB, seberat 3,37 gram, ES (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 2,24 gram, DA (alm) (bandar Narkoba) perkara shabu, seberat 1,50 gram, ” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., dilaporan tertulisnya, Selasa (12/11).

Inisial tersangka lainnya yaitu AW (bandar Narkoba) perkara shabu, seberat 1,23 gram, FI (bandar) perkara shabu, seberat 0,65 gram, UVA (bandar narkoba) perkara ganja, seberat 1.500 gram, dan RA (bandar Narkoba) perkara psikotropika sebanyak 46 butir obat, tuturnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 114 ayat (2) jo 111 ayat (2) uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman singkat 5 tahun paling lama 20 tahun pasal 62 uu RI No. 05 tahun 1997 tentang psikotropika ancaman hukuman singkat 4 tahun paling lama 12 tahun.

Kapolres Cianjur Polda Jabar AKBP Juang Andi Priyanto, S.I.K., S.H., M.Hum. mengatakan bahwa kebanyakan para bandar Narkoba sabu dan ganja ini, mendapatkan pasokan barang dari luar daerah seperti sukabumi, bandung dan bogor.Dengan motif yang berbeda, ada yang dibungkus oleh kertas ada juga yang dibungkus oleh plastic bengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan-jalan tikus, ujarnya.

Ditegaskan Juang, kami tidak akan segan, apabila di wilayah Cianjur masih ada penjual dan bandar sabu, bandar narkoba itu akan ditembak ditempat“ Ujar Kapolres Cianjur Polda Jabar.

(Sam/Red RJ)

Author: 

No Responses

Leave a Reply