Kasus OTT, Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung Ditahan Polda Jabar

 Hukum, Seputar Jabar

http://sharpwoodfloors.com/?sh=cbd-marijuana-oil-salcha-ak  

buy moxie cbd dark chocolate visa Foto ilustrasi Pungli

med capsules

100 cbd oil BANDUNG , low thc cbd oil – Kabid SMP Disdik Kabupaten Bandung, inisial MS ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, MS diduga melakukan pungutan liar kepada Kepala Sekolah Penerma Dak (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2019.

go site Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan sampai saat ini belum ada tersangka baru, sementara masih proses penyidikan. Mengenai tersangka yang satu (MS) dilakukan penahanan dan masih dalam proses sidik.

cbd 500mg “Untuk tersangka lain penyidik didalam berproses melakukan penyidikan didasari alat bukti, tentunya penyidikan yang dilakukan oleh penyidik ini tidak bisa juga kita menuduh bahwa sudah menerima uang sebelum ada pembuktian, ini harus kita dalami dulu,” tutur Erlangga, Selasa (14/1/2020).

Menurut Erlangga untuk tersangka lain tentunya kami belum bisa menyampaikan dari hasil penyidikan karena ini masih dalam proses, untuk sementara penyidik masih menetapkan satu tersangka tentunya ini akan berkembang didalam proses penyidikan. Penyidik tidak bisa menduga – duga memastikan yang lainya jadi tersangka, karena penyidik juga bekerja berdasarkan alat bukti dan pakta – pakta hukumnya, ” kata Erlangga.

Sebelumnya diberitakan reportasejabar.com  Satuan Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat menangkap Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bernama MS, Jumat (3/1/2020).

Tersangka MS Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung tersebut, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pungutan liar kepada Kepala Sekolah penerima DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun 2019.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) tepatnya di SMP Negeri 1 Pameungpeuk Kabupaten Bandung, saat itu sedang berkumpul beberapa Kepala Sekolah penerima DAK beserta pejabat Dinas Pendidikan, ungkapnya.

Diduga para Kepala Sekolah tersebut sedang menyetor uang kepada MS Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung masing-masing senilai 7,5 juta, dengan barang bukti uang Rp 52,5 juta dibungkus plastik warna hitam bercampur makanan ringan dalam mobil MS.

Selain MS petugas juga mengamankan lima orang yaitu Kepala Sekolah SMP Cileunyi AH, Kepala Sekolah SMP Rancaekek LS, Kepala Sekolah SMP Bina Taruna S, Kepala Sekolah SMP Pameungpeuk R dan sopir pribadi MS

(Umr/Wanz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.