Pasca Penggusuran, Warga Tamansari Ungkapkan Kekecewaan

 Seputar Jabar

synthroid t4 Pasca Penggusuran Rumah, Sebagian Warga RW 11 Kel Tamansari Keamatan Bandung Wetan Kota Bandung Mengungsi di Masjid Al-Islam Minggu 15/12

cbd oil mail order

synthroid 50 mg price BANDUNG, – Terkait proses penggusuran Rumah warga di RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, yang rencananya tanah tersebut akan di gunakan untuk pembangunan Rumah Deret oleh Pemkot Bandung yang dilakukan beberapa hari lalu.

pet cbd products Salah seorang yang rumahnya kena gusur beberapa hari lalu Eva warga 06/11, Minggu 15/12/2019, mengungkapkan kekecewaan atas kejadian tersebut. ” Kita sudah berharap dari awal bahwa proses hukum masih kita percaya untuk mendapatkan keputusan apapun,” tuturnya.

ic methylprednisolone 4mg dosepak side effects Ini proses hukum sedang berjalan surat sudah jelas dari BPN sudah jelas status kita status quo, kita mau percaya pada Dinas apa lagi, dari sisi hukum kita masih percaya hukum kita sedang ber proses, dari sisi Dinas kita percaya ada Dinas pertanahan tapi kalo Pemkot mau menguasainya tentang aset, aset yang seperti apa yang harus di jaga, kalau hanya dia mengunakan ucap bahwa itu aset tanpa mengunakan legalitas apakah aset tampa legalitas itu kita percaya kan itu hanya omongan itu aset legalitasya di mana?

mct cbd oil Jadi aset itu bukan legalitas karena legalitas pertanahan itu yang jelas dari BPN , terus dalam keadaan seperti ini kita mau percaya pemerintah seperti apa, Dinas mana yang harus kita percaya. Kita sebagai masyarakat di perlakukan sebagai apa, kata Eva.

prednisolone for whooping cough Sementara Eva sendiri beserta keluarganya saat ini mengungsi di Masjid Al-Islam.

http://comptonvillecampbell.co.uk/?kk=cbd-for-sleep Selanjutnya Endo alias Ajo salah seorang warga RW 11, juga mengatakan, kebetulan ini saya sendiri yang merasakan kena sikap represif aparat pemerintah yang di katakan mengayomi dan melindungi masyarakat. Tapi apa buktinya faktaya hanya omong belaka , jadi hukum di kita ini masih tajam ke bawah tumpul ke atas, ucap Ajo.

estrace 6mg side effects Saya sendiri sebagai warga sangat kecewa sekali atas kejadian yang mereka lakukan apalagi sifat-sifat yang tadi sikap kekerasan secara sewenang-wenang yang saya alami sendiri. Dari warga kira – kira 5 sampai 10 orang dan bisa di bilang lebih, karena kita disini tinggal beberapa itu yang masih tinggal disini dalam artian mempertahankan hak ruang hidup.

best way to use cbd oil Harapan saya kepada aparat dan kepada pemerintah sendiri disini harus bertangung jawab atas kejadian yang mereka lakukan terhadap warganya. Warganya yang di hajar habis-habisan katanya mengayomi dan melindungi masyarakat, masyarakat yang mana ? , kata Ajo.

http://mucaard-uk.org/?m=cbd-oil-with-no-thc&dd7=21 Gitu paktanya masyarakat di hajar habisan sampai-sampai alat vital saya di hajar oleh tabung oksigen itu di dalam mobil ambulan.

high dose cbd oil Menurut Ajo kejadian kekerasan ini terjadi dua kali pada saat pertama saya di depan Masjid Al-islam ini, terus di ATM Baltos, juga pas dibawa ke tim medis teryata di ambulan di hajar juga oleh oknum kepolisian dan Satpol PP, ” tutur Ajo.

marijuana cbd oil for sale Sementara disaat berlangsungnya proses penggusuran, Kamis 12 Desember 2019, Rifky Zulfikar sebagai kuasa hukum dari pihak masyarakat mengatakan saya sebagai kuasa hukum sempat dihalang – halangi oleh banyak aparat, yaitu akses bantuan hukum disini juga ada upaya untuk dihalang – halangi dan juga kerusakan-kerusakan lain kita masih mendokumentasikanya.

synthroid name brand Menurut zulfikar kita sedang menggugat ijin lingkungan sekarang, katanya.

Selanjutanya Kasatpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi, saat proses penggusuran itu berlangsung. Mengaku bahwa proses ini sudah sesuai SOP, kita sudah memberikan surat perintah, surat peringatan ke 1, 2 3. Memang waktunya agak lama, tapi itu tidak berpengaruh, bahwa satu saat manakala pemeritah akan melaksanakan pembangunan rumah deret, maka harus segera di amankan dan ditertibkan, ucapnya.

Kita mengerahkan beberapa personil dari Satpol PP sendiri ada sekitar 5 SSK, dibantu dari pihak Kepolisian, dan dari TNI, jadi kalau kita total kurang lebih 1260 han, sesuai rencana pengamanan yang dibuat oleh kabag ops.

Jadi rencana hari ini kita selesaikan karena masyarakat yang 176 KK itu menunggu kepastian dari pemerintah kota, kapan rumah deret itu akan dibangun, jadi kita juga harus melihat seperti itu. Masyarakat mendambakan Walikota segera untuk membangun rumah deret, yang nyaman aman, kata Rasdian.

Sementara Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko, S. I. K., saat dikomfirmasi lewat WhatsApp Sabtu malam 14/12, sampai berita ini naik belum memberikan tanggapan terkait dengan kejadian tersebut.

(Sam/RJ)

Author: 

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.