Potret Kesenjangan Di tengah Kota Dengan UMK Tertinggi Bupati Kurang Perhatikan Kesejahteraan Satpol PP Kecamatan

 Seputar Jabar

Foto : Daman

KARAWANG – Beban kerja yang tinggi dan serta harus selalu siap tatkala diperintah menjadi amanah tugas bagi seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) honorer kecamatan, terlebih pengamanan aset kantor turut dilimpahkan dalam tugas piket malam. 

Namun dari beberapa banyak tugas tersebut, masih tidak sesuai dengan uang honor yang diterima atas pengabdian dan tugasnya, karena masih tak terperhatikan oleh Bupati dan Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang

Seperti halnya, yang diungkapkan Martin Rizal Firdaus, salah seorang anggota Satpol PP honorer Kecamatan Rengasdengklok, yang sudah lebih dari 10 tahun mengabdi, masih menerima honor Rp 600.000 per bulan hingga saat ini. 

“Saya mohon agar Bupati Karawang, memperhatikan kesejahteraan kami. Bagi kami para satpol pp honor di kecamatan,” ucapnya kepada media, Selasa (2/07).

Menurutnya, dirinya bersama rekan-rekannya telah bertugas sejak tahun 2009, namun sejak 2 kali penggantian Bupati Karawang dirinya masih berstatus honor dengan gajinya saat ini masih jauh dari kata sejahtera, dan bahkan sangat jauh dari UMK Kabupaten Karawang yang saat ini sudah diatas Rp 4 juta. 

“Saya bersama rekan lainnya merasakan untuk aktivitas piket aja terasa habis uang honor tersebut makanya kalau tidak ada sampingan kerja lain terasa berat,”ujarnya. 

Hal senada dikatakan, Shohib, salah seorang Satpol PP honorer kecamatan Cilebar, dirinya merasakan nasib yang sama. Dirinya menilai kurangnya kepedulian dari Bupati Karawang kepada pegawainya. 

“Saya berdinas sejak tahun 2005, dengan uang honor itu, untuk mencukupi kebutuhan keluarga saja masih kurang, karena cuma dapat Rp 600.000 per bulan. Saya berharap adanya penambahan buat kesejahteraan kami para honorer ini,” pungkasnya. 

( Dmn )

Author: 

No Responses

Leave a Reply