Puncak Hari Aksara Internasional di Cimahi, Angka Bebas Buta Aksara Manula Capai 99 Persen

 Pendidikan, Seputar Jabar

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Hendra Gunawan, S.Sos

CIMAHI , – Peringatan puncak Hari Aksara Internasional (HAI) tingkat Kota Cimahi Tahun 2019, digelar di Pemkot Cimahi, Jln. Raden Demang Hardjakusumah, No1, Harja Kusumah, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, 27 /10/2019.

Dengan mengambil tema mengembangkan ragam budaya produk lokal dan literasi masyarakat menuju Kota Cimahi yang maju, agamis, dan berbudaya, di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, dengan dihadiri oleh sekitar sembilan belas ( 19 ) PKBM dari seluruh Kota Cimahi, serta di hadiri oleh sekitar 2000 peserta.

Alhamdulillah kita mengucapkan terima kasih kepada pak Walikota yang telah memberikan kesempatan untuk PKBM lebih berkembang lagi dengan menberikan anggaran – anggaran , karana PKBM ini kan harus menyenangkan , nanti kesetaraan ini harus lebih bagus lagi dan sebagi suatu pilihan nantinya, kalau masyarakat tidak bisa kesekolah formal bisa kesekolah non formal, ” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Hendra Gunawan, S. Sos., seusai memberikan sambutan.

Mudah – mudahan kalau niatnya meningkatkan kualitas mutu di kesetaran kita dapat, ” kata Hendra.

Keinginan kita mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya sampe ke paket B saja, ” tambahnya.

Acara ini juga ada keaksaraan usaha mandiri, jadi PKBM ini beda dengan sekolah formal bukan cuma belajar, tapi ada usahanya, ada sekolahnya, semuanya menyenangkan, ” ucapnya.

Semuanya tinggal ini dikemas bagai mana promosinya biar lebih hebat dari sekolah lainya, ” kata Hendra.

Sementara, Pengelola Program UPTD SKB Kota Cimahi Ai Mulyani, M.Pd., mengatakan Saya mewakili Kepala UPTD SKB Kota Cimahi mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi yang telah mendukung sepenuhnya atas keberadaan warga belajar pendidikan non formal yang baru pertama kali mengadakan ajang prestasi bagi seluruh warga belajar pendidikan. “PKM Bina Mandiri Cipageran adalah salah satu PKM yang telah mengsukseskan buta aksara manula mencapai angka 99 Persen, ” tutur Ai.

Setiap tahun selalu mengeluarkan generasi manula yang bisa tulis baca, bahkan pernah diatas 100 orang, ” ucapnya.

Keaksaraan pungsional, setara paket A, B, C, sampai sekarang 2019, sudah terbentuk 24 PKBM, yang ada di Kota cimahi, ” tambahnya.

Sampai sekarang juga masih ada warga belajar manula, dan yang mengentaskan buta aksara itu Bina Mandiri Cipageran , dan itu wajar mendapat penghargaan dari Dinas Pendidikan Kota Cimahi, ” kata Ai.

Terkait dengan Pendidikan non formal ini lebih kepada disoroti baik itu aktifitasnya juga pengembangan kecakapan hidup bagi warga belajar. Sepertihalnya kemarin kita diminta program untuk lima tahun, pendidikan non formal dan kedepanya akan menjadi preoritas perhatian dari kepala dinas sendiri, seperti hal tadi yang beliau saksikan aktipitas dan sudut kreatifitas dari warga belajar non formal.

Yang ditekankan oleh Kepala Dinas itu, karena sekarang Pendidikan non formal itu mengacu kepada Kurikulum 2013, dimana sistem Pembelajaran siswa dilaksanakan setiap hari. Hal ini menunjukan singkronisasi dinamis satuan Pendidikan non formal, ” pungkasnya.

(Umr/Wnz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply