Ribuan Buruh di Jabar Kepung Gedung Sate Bandung

 Seputar Jabar

Ribuan Buruh dari berbagai serikat pekerja di Jabar menggelar aksi unjuk rasa dengan mengepung Gedung Sate Kota Bandung,
Senin (2/12)

BANDUNG, – Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja yang ada di Jawa Barat mengelar aksi unjuk rasa dengan mengepung Gedung Sate , Jalan Diponegoro Kota Bandung. Senin ( 2/12/2019).

Para buruh mendesak Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat untuk mencabut surat edaran ( SE ) UMK yang diterbitkan pada 21 November 2019, yang dianggap melanggar undang – undang.

Sehari sebelumnya, minggu 1 Desember 2019, Gubernur telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Kepgub Jabar no. 561/kep.983-Yanbansos/2019 tentang UMK. Dengan dikeluarkanya Kepgub ini otomatis telah mengugurkan Surat Edaran ( SE) yang selama ini jadi polemik tersebut.

Kemudian Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia( KSPSI) Provinsi Jawa Barat Roy Jinto Ferianto yang mewakili buruh diterima oleh Wakil Gubernur Jabar.

Hasil pertemuan tersebut mengenai revisi PP 78, karena itu domaen Pemerintah pusat Pemprov Jabar akan menyampaikan aspirasi kepusat, ” ungkap Roy.

Mengenai rekomendasi UMSK kepada Bupati dan Walikota dan diktum hurup D diktum ke 7 bahwa pemeritah Jawa Barat sepakat, akan melakukan kajian bersama seluruh Ketua Serikat Pekerja Serikat Buruh, dewan pengupahan Provinsi, dewan pengupahan Kabupaten Kota, hari jumat Tgl, 6 Desember 2019, akan di undang untuk membahas mengenai revisi tersebut, ” kata Roy.

Karena tidak bisa diputuskan hari ini, perlu di bahas dan disepakati, oleh 15 Serikat Pekerja Serikat Buruh dan kemudian dewan pengupahan Provinsi anggota dewan pengupahan Kebuaten Kota akan berkumpul disini untuk membahas diktum itu.

Jadi sebelum 1Januari persoalan hurup D diktum ke-7 harus sudah selesai. Intinya sebelum UMK ini berlaku diktum ke 7 harus sudah selasi termasuk surat edaran Gubernur kepada bupati walikota seJawaBarat mengenai perundingan UMSK dikabupaten kota, ” pungkas Roy.

(Wnz/Sam)

Author: 

No Responses

Leave a Reply