Sebar Berita Bohong, Oknum Dokter di Bandung Ditangkap Polisi

 Hukum, Seputar Jabar

Foto: Humas Polda Jabar

BANDUNG , – Ditreskrimsus Polda Jabar menangkap oknum dokter di Kota Bandung berinisial DS, tersangka diduga telah menyebarkan berita bohong (hoax) di akun media sosial Facebook tentang informasi seorang remaja meninggal dunia ditembak polisi, status DS dilaporkan ke polisi oleh Ginanjar Pratama tanggal 26 Mei 2019.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menginformasikan dalam keterangan tertulisnya kepada media reportasejabar, Selasa (28/5/2019).

Tersangka DS memposting status di akun media sosial Facebook dengan isi berita bohong yaitu : Malam ini Allah memanggil hamba-hamba yang dikasihinya.Seorang remaja tanggung, mengenakan ikat pinggang berlogo osis, diantar ke posko mobile ARMII dalam kondisi bersimbah darah. Saat diletakan distretcher ambulans, tidak ada respons, nadi pun tidak teraba, Tim medis segera melakukan resusitasi. Kondisi sudah sangat berat hingga anak ini syaid dalam perjalanan ke rumah sakit. Tim medis yang menolong tidak kuasa menahan air mata. Kematian anak selalu menyisakan trauma. Tak terbayang perasaan orangtuanya…Korban Tembak Polisi, Seorang Remaja 14 Tahun Tewas.

“Akibat perbuatan tersangka DS menyebar berita bohong dijerat dengan Pasal 14 ayat (1), (2) dan Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahunpenjara,” kata Kombes Pol. Trunoyudo.

(Umr/Wnz)

Author: 

No Responses

Leave a Reply